Jumat, 15 April 2011

Proses dan Tehnik Pengambilan Keputusan

Mungkin dalam keorganisasian anda pernah di perhadapkan dengan option atau pilihan yang di mana anda harus memilih salah satu dari pilihan tersebut untuk kepentingan Organisasi anda, pada artikel ini kita akan mengetahui bagaimna cara pengambilan keputusan yang benar.
Di dalam Berorganisasi mengambil keputusan adalah kegiatan yang cukup penting dilakukan terlebih adalah seorang direktur dalam perusahaan. Keputusan adalah hasil pemikiran berdama yang biasanya dalam kegiatan Rapat organisasi yang kemudian mendapatkan titik tengah pemikiran dan kemudian menghasilkan keputusan yang pada tujuan akhirnya adalah melakukan dari kepetusan bersama tersebut. Pengambilan keputusan secara Universal didefinisikan sebagai pemilihan di antara berbagai alternatif yang mencakup baik pembuatan pilihan pemecahan masalah. Proses pengambilan keputusan berkaitan erat dengan semua fungsi-fungsi manajemen tradisional.
Pengambilan keputusan sebagai bagian kunci kegiatan manajer, merupakan proses melalui mana serangkaian kegiatan dipilih. Proses engambilan keputusan mencaku beberapa langkah. berikut ini akan dibahas beberapa tipe-tipe keputusan.
a. Keputusan-keputusan perseorangan dan Organisasi.
Adalah keputusan yang di lakukan oleh perseorangan berupa keputusan berpartisipasi dan keputusan berproduksi demi organisasi.
b. Keputusan-keputusan pribadi dan organisasional.
Chester Bernard menjelaskan adanya perbedaan antara keputusan pribadi dan organisasional yaitu perbedaan dasarnya adalah bahwa keputusan-keputusan pribadi biasanya tidak dapat didelegasikan kepada orang lain, sedengkan keputusan-keputusan organisasi sering di delegasikan.
c. Keputusan-keputusan dasar dan rutin.
Mc. Farlend mengemukakan bahwa keputusan-keputusan dasar unit investasi dalam jumlah besar, keputusan satu kali yang menyangkut komitmen jangka panjang dan relatif permanen dan tinggi derajat pentingnya karena suatu kesalahan pengambilan keputusan akan mencelakakan  organisasi secara serius. Sedangkan keputusan rutin adalah keputusan ini merupakan keputusan setiap hari bersifat sangat repetitive dan mempunyai sedikit dampak pada organisasi keseluruhan.
Keputusan sekali lagi adalah rasional secara sengaja bila penyesuaian-penyesuaian sarana terhadap hasil akhir dicoba dengan sengaja oleh individu atau organisasi, dan suatu keputusan adalah rasional secara organisasional bila keputusan di arahkan ke tujuan-tujuan individual. Proses pengambilan keputusan secara universal di definisikan sebagai pemilihan di antara berbagai alternative yang mencakup baik pembuatan pemilihan maupun pemecahan masalah. Proses pengambilan keputusan berkaaitan dengan semua fungsi-fungsi manajemen tradisional.

fisher juga membagi 2 model dalam pengambilan keputusan :
a.model partisipatif
pemberian resep perbaikan, model ini menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan
b.model deskriptif                                                                                                                               model ini menerangkan bagaimana kelompok mengambil  keputusan tertentu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar